PENINGKATAN KEMAMPUAN WIRAUSAHA DENGAN PENDAMPINGAN DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK USAHA SABLON “SALAM” MELALUI STRATEGI PEMASARAN MODERN & JOB ORDER COSTING

Erida Herlina

Abstract


Usaha sablon merupakan salah satu jenis usaha yang banyak berkembang di masyarakat. Bagi perajin sablon pemula yang mungkin tidak memiliki modal besar, kegiatan sablon dapat dilakukan secara manual. Sedangkan bagi perajin sablon yang telah berkembang akan menggunakan mesin yang lebih modern dalam produksinya. Upaya yang dilakukan industri ini agar selalu bisa going concern adalah dengan memahami dan menerapkan pemasaran modern, serta mampu menghitung dengan tepat harga pokok produksi berdasar job order costing. Artikel ini merupakan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perbanas Surabaya sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat dan pengembangan pengetahuan. Pelatihan ini dilakukan terhadap usaha sablon yang berada di wilayah Bendul Merisi Surabaya. Melalui pelatihan ini, diharapkan para pelaku usaha mampu meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran modern dan melakukan perhitungan harga pokok produksi berdasar job order costing. Perlu dilakukan pelatihan sejenis dengan pendampingan agar ilmu yang diperoleh dapat benar-benar diterapkan pada usaha sablon.

Keywords


Strategi pemasaran modern, job order costing

Full Text:

PDF

References


Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat.2016. Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi. Kementrian Riset dan Pendidikan Tinggi

Mowen, Hansen, and Heitger. 2012. Managerial Accounting The Cornerston of Business Decisions. Cengage Learning: South Western.

Nurul, H. U, Luciana Spica, Erida Herlina. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah, STIE Perbanas Press

Ikatan Akuntan Indonesia. 2018. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Hasil gambar untuk ccby logo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.