The fraud portrait in budget planning by the regional government apparatus

Nova Indriani, Moh Nizarul Alim, Bambang Haryadi

Abstract


This study aims to identify the existence of fraud that appears in the practice of budget preparation. It is a case study conducted in Blue Zone Regional Device by using participant observation method. The informants were the financial managers. The results showed that fraud on budgeting involves all parties ranging from planners, PPTKs, executive staff, and exchequer. Besides that, fraud on budgeting occurs in the form of commitments (fees), separation of funds for non-budgetary activities (pressure), the use of legal gaps that are less effective supervision system (opportunity) and assume reasonable what is done and all the Regional Tools do their jobs (rationalization)


Keywords


Budgeting Planning, Estimate, fraud

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Syukriy dan Jhon Andra Asmara. (2007). Perilaku Oportunistik Legislatif dalam Penganggaran Daerah : Bukti Empiris Atas Aplikasi Agency di sektor Publik, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia 10 (1).

Abdullah, Sukriy. 2009. Penelitian APBD: Pengantar untuk Agency Theory.

Albrecht, W. Steve. (2009). Fraud Examination, Fourth Edition. Ohio: Cengage Learning.

Albrecht, Albrecht, Albrecht, Zimbelman. (2012). Fraud Examination. South Western.

Arfiansyah, Sulton. (2015). Dominasi Peran Politik Anggaran Dalam Pembangunan dan Ke-mandirian Daerah

Aristiowati, Ika. (2015). Evaluasi Penganggaran dan Pelaksanaan Anggaran Organisasi Sektor Publik (Studi Pada Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Tesis pada Program Magister Akuntansi

Asmara, Jhon Andra. (2010). Analisis Perubahan Alokasi Belanja Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBA) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Jurnal Telaah & Riset Akuntansi Vol. 3. No. 2

Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia, (2015), Hasil Pemeriksaan Atas Laporan Keuangan Pemerintah Pelangi Tahun Anggaran 2014

Basri, Ramlah. (2013). Analisis Penyusunan Anggaran dan Laporan Realisasi Anggaran Pada BPM-PD Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA Vol. 1 No. 4

Bastian, Indra. (2006). Sistem Perencanaan dan Penganggaran Pemerintah Daerah di Indonesia. Jakarta : Salemba Empat.

Cresswell, J.W, (2009). Research Design: Qualitaitive, Quantitative and Mixed Methods Ap-proaches, Sage Publication, USA.

Cresswell, John W. (1998). Qualitative Inquiry and Research Design: Chosing Among Five Tra-dition. London. Sage Publications.

Halim, Abdul & Syukriy Abdullah. (2006). Hubungan dan Masalah Keagenan di Pemerintahan Daerah: sebuah peluang penelitian anggaran dan akuntansi. Jurnal Akuntansi Pemerintah 2(1): 53-64.

https://news.detik.com/berita/d-3567351/terbukti-korupsi-alkes-ratu-atut-divonis-55-tahun-penjara

https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180201110315-12-273112/jejak-zumi-zola-dalam-kasus-suap-rapbd-jambi-2018

Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 tahun 2002 tentang Pedoman Pengurusan, Per-tanggungjawaban dan Pengawasan Keuangan Daerah serta Tata Cara Penyusunan Ang-garan Pendapatan dan Belanja Daerah, Pelaksanaan Tata Usaha Keuangan Daerah dan Penyusunan Perhitungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah, Dirjen OTDA DEPDAGRI, Jakarta, 2002

Lupia, Arthur & Mathew McCubbins. (2000). Representation or abdication? How citizens use instutions to help delegation succeed. European Journal of Political Research 37:291-307.

Martinez-Vazquez, Jorge, F. Javier Arze, and Jameson Boex. (2004). Corruption, Fiscal Policy and Fiscal Management. Working Paper, Georgia State University.

Moleong. L, J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.

Pariury, Gabrielle Issabelle O dan Priyo Hari Adi. (2010). Political Interest Legislatif Dalam Pengalokasian Anggaran Daerah Pada Sektor Pekerjaan Umum (Studi Pada Pemerintah Provinsi Maluku).

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 143.02 Tahun 2015 tentang Petunjuk Penyusunan dan Penelaahan Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian Negara/Lembaga

Pusdiklatwas BPKP. 2008. Fraud Auditing. Modul disampaikan pada Diklat Sertifikasi JFA Tingkat Perjenjangan Auditor Ketua Tim, Edisi Revisi Ke-5, Bogor, Jawa Barat, Desember 2008, ISBN 979-3873-09-4.

Putera, Prakoso Bhairawa. 2012. Analisa Korupsi di Daerah: Salah Jalan Penyelenggaraan Ad-ministrasi Daerah. Jurnal Borneo Administrator. Volume 8 Nomor 2.

Ratmono, 2014. Dapatkah Teori Fraud Triangle Menjelaskan dalam Laporan Keuangan. Jurnal SNA 17

Republik Indonesia, Undang-Undang No.23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Republik Indonesia, Undang-Undang No.33 tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Setiawan, Achdiar Redy; Gugus Irianto dan M. Achsin. 2013. System-Driven (Un) Fraud: Tafsir Aparatur terhadap “Sisi Gelap” Pengelolaan Keuangan Daerah. Jurnal Akuntansi Multiparadigma Volume 4 Nomor 1 Halaman 1-164.

Sholihah, Siti. 2016. Memotret Pola dan Penanganan Fraud Pada Rincian Objek Belanja Yang Menjadi Temuan BPK.

Singleton, T. dan A. Singleton. (2010). Fraud Auditing and Forensic Accounting, John Wiley & Sons, USA.

Tuanakota, Theodorus M. (2010). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif edisi 2. Jakarta: Salemba empat .

Wolfe, Dafid T., Dana R. Hermanson. (2004) The Fraud Diamond : Considering the four ele-ments of fraud. The CPA Journal, 38-42




DOI: http://dx.doi.org/10.14414/jebav.v22i1.1374

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 Journal of Economics, Business & Accountancy Ventura

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

The 6th International Conference on Business and Banking (ICBB) VI

Abstracting & Indexing

 

 

Hasil gambar untuk ccbyncsa

Copyright @ 2010 Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (PPPM STIE)