Pengabdian Masyarakat: Integrasi Edukasi Digital dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi

Authors

  • Nanang Shonhadji ID Scopus 57191188075, Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Surabaya
  • Diar Universitas Negeri Surabaya
  • Dea Universitas Negeri Surabaya
  • Nadia Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.14414/kedaymas.v6i2.5707

Keywords:

Pengabdian masyarakat; literasi; kesehatan gigi; edukasi; pemeriksaan

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Innovation Expo UNESA 2025 bertujuan meningkatkan literasi kesehatan gigi dengan fokus pada sports dentistry yang edukatif dan interaktif. Program ini diawali dengan identifikasi masalah melalui survei singkat terhadap pengunjung, yang menunjukkan rendahnya pengetahuan mengenai pencegahan cedera gigi saat berolahraga. Menjawab kebutuhan tersebut, tim menyusun materi edukasi berupa booklet, poster digital, dan permainan interaktif Ular Tangga Sports Dentistry yang terbukti efektif menarik minat dan memudahkan pemahaman. Sosialisasi di booth memperlihatkan antusiasme tinggi, dengan interaksi dua arah yang memperkuat kemampuan pengunjung membedakan informasi valid dari hoaks kesehatan. Selain itu, demo mouthguard inovatif menumbuhkan kesadaran pentingnya perlindungan gigi dalam aktivitas olahraga, sementara pemeriksaan gigi gratis memberikan manfaat nyata berupa deteksi dini karies dan masalah gusi. Data hasil pemeriksaan dicatat secara digital untuk memudahkan analisis tren kesehatan gigi masyarakat dan mendukung tindak lanjut berbasis bukti. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi serta peningkatan motivasi pengunjung untuk menjaga kesehatan gigi secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, integrasi edukasi interaktif, inovasi teknologi, dan layanan pemeriksaan gratis terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi serta mendukung target nasional Indonesia Bebas Karies 2030.

Author Biography

  • Nanang Shonhadji, ID Scopus 57191188075, Universitas Hayam Wuruk Perbanas, Surabaya
    ID Scopus 57191188075

References

Arini, M., Suryanto, F., & Puspita, G. (2023). Analisis kebutuhan sistem informasi kesehatan sekolah untuk meningkatkan pemantauan kesehatan anak. Majalah Kesehatan, 10(2), 76–88. https://doi.org/10.21776/majalahkesehatan.2022.010.02.1

Baraba, N. M., & Solihin, O. (2024). Literasi kesehatan digital dalam komunikasi kesehatan masyarakat Indonesia: Peran, tantangan, dan strategi. ResearchGate.

Dewi, A., & Ramadhan, I. (2022). Evaluasi program pengabdian masyarakat berbasis survei kepuasan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(2), 66–74.

Fadhilah, A. N., & Wiratama, B. S. (2024). Peningkatan satuan kredit profesi pengabdian masyarakat sebagai upaya reorientasi pelayanan kesehatan gigi. Policy Brief UGM.

Fernanda, F. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui peran guru, orang tua, dan kader dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak. ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi, 3(1). https://doi.org/10.31983/abdigi.v3i1.14064

Handayani, T., & Yusuf, M. (2023). Digitalisasi data kesehatan masyarakat sebagai strategi koordinasi layanan kesehatan gigi. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 9(1), 14–25.

Hidayat, S., Nuraini, L., & Fathurrahman, M. (2024). Pelatihan kader kesehatan gigi desa untuk peningkatan pengetahuan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Gigi, 6(1), 12–20.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Menkes dorong pemerataan layanan dan edukasi kesehatan gigi. Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ayo Sehat – Kemenkes RI.

Kumala, Y. R., Priyanto, R., Merlya, M., & Fajrin, N. R. (2026). Efektivitas edukasi dan aplikasi fluor topikal terhadap penurunan indeks DMF-T. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES), 6(1).

Lestari, D., Putra, Y., & Anggraini, F. (2025). Sistem informasi kesehatan sekolah untuk deteksi dini masalah gigi. Jurnal Teknologi Kesehatan, 7(3), 88–97.

Maramis, J. L., & Fione, V. R. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dengan video animasi pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhajirin di Kota Bitung. Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 98–103.

Mirnawati, A., & Jannah, A. (2026). Digital-based health literacy education for adolescents and healthy lifestyles at SMA Negeri 19 Makassar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3). https://doi.org/10.54082/jamsi.2805

Ningsih, E. S., Adawiah, R., & Purnama, S. H. (2026). Digitalisasi screening tumbuh kembang dan kesehatan gigi remaja SMA berbasis sistem informasi kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(2). https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4226

Pratiwi, R., Santoso, H., & Widodo, A. (2023). Prevalensi karies gigi pada anak sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 11(2), 45–53.

Rianti, E. D. D., & Parmasari, W. D. (2026). Deteksi dini kerusakan gigi dan maloklusi berdasarkan jenis kelamin pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Desa Sukorejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII, 3(1), 18–27.

Sari, M., & Nugroho, P. (2024). Efektivitas pemeriksaan gigi berbasis komunitas terhadap peningkatan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 22–31.

Downloads

Published

2026-07-01

How to Cite

Shonhadji, N., Wahyuningtyas, E. D., Delicia, D. ., & Maharani, N. D. . (2026). Pengabdian Masyarakat: Integrasi Edukasi Digital dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi. Jurnal KeDayMas: Kemitraan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(02), 1-9. https://doi.org/10.14414/kedaymas.v6i2.5707