Pengabdian Masyarakat: Integrasi Edukasi Digital dan Pemeriksaan Kesehatan Gigi
DOI:
https://doi.org/10.14414/kedaymas.v6i2.5707Keywords:
Pengabdian masyarakat; literasi; kesehatan gigi; edukasi; pemeriksaanAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui Innovation Expo UNESA 2025 bertujuan meningkatkan literasi kesehatan gigi dengan fokus pada sports dentistry yang edukatif dan interaktif. Program ini diawali dengan identifikasi masalah melalui survei singkat terhadap pengunjung, yang menunjukkan rendahnya pengetahuan mengenai pencegahan cedera gigi saat berolahraga. Menjawab kebutuhan tersebut, tim menyusun materi edukasi berupa booklet, poster digital, dan permainan interaktif Ular Tangga Sports Dentistry yang terbukti efektif menarik minat dan memudahkan pemahaman. Sosialisasi di booth memperlihatkan antusiasme tinggi, dengan interaksi dua arah yang memperkuat kemampuan pengunjung membedakan informasi valid dari hoaks kesehatan. Selain itu, demo mouthguard inovatif menumbuhkan kesadaran pentingnya perlindungan gigi dalam aktivitas olahraga, sementara pemeriksaan gigi gratis memberikan manfaat nyata berupa deteksi dini karies dan masalah gusi. Data hasil pemeriksaan dicatat secara digital untuk memudahkan analisis tren kesehatan gigi masyarakat dan mendukung tindak lanjut berbasis bukti. Evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan tinggi serta peningkatan motivasi pengunjung untuk menjaga kesehatan gigi secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, integrasi edukasi interaktif, inovasi teknologi, dan layanan pemeriksaan gratis terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan gigi serta mendukung target nasional Indonesia Bebas Karies 2030.
References
Arini, M., Suryanto, F., & Puspita, G. (2023). Analisis kebutuhan sistem informasi kesehatan sekolah untuk meningkatkan pemantauan kesehatan anak. Majalah Kesehatan, 10(2), 76–88. https://doi.org/10.21776/majalahkesehatan.2022.010.02.1
Baraba, N. M., & Solihin, O. (2024). Literasi kesehatan digital dalam komunikasi kesehatan masyarakat Indonesia: Peran, tantangan, dan strategi. ResearchGate.
Dewi, A., & Ramadhan, I. (2022). Evaluasi program pengabdian masyarakat berbasis survei kepuasan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(2), 66–74.
Fadhilah, A. N., & Wiratama, B. S. (2024). Peningkatan satuan kredit profesi pengabdian masyarakat sebagai upaya reorientasi pelayanan kesehatan gigi. Policy Brief UGM.
Fernanda, F. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui peran guru, orang tua, dan kader dalam pemeliharaan kesehatan gigi anak. ABDIGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi, 3(1). https://doi.org/10.31983/abdigi.v3i1.14064
Handayani, T., & Yusuf, M. (2023). Digitalisasi data kesehatan masyarakat sebagai strategi koordinasi layanan kesehatan gigi. Jurnal Sistem Informasi Kesehatan, 9(1), 14–25.
Hidayat, S., Nuraini, L., & Fathurrahman, M. (2024). Pelatihan kader kesehatan gigi desa untuk peningkatan pengetahuan masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Gigi, 6(1), 12–20.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Menkes dorong pemerataan layanan dan edukasi kesehatan gigi. Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2025). Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Ayo Sehat – Kemenkes RI.
Kumala, Y. R., Priyanto, R., Merlya, M., & Fajrin, N. R. (2026). Efektivitas edukasi dan aplikasi fluor topikal terhadap penurunan indeks DMF-T. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan (ABDIMAKES), 6(1).
Lestari, D., Putra, Y., & Anggraini, F. (2025). Sistem informasi kesehatan sekolah untuk deteksi dini masalah gigi. Jurnal Teknologi Kesehatan, 7(3), 88–97.
Maramis, J. L., & Fione, V. R. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dengan video animasi pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Muhajirin di Kota Bitung. Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 98–103.
Mirnawati, A., & Jannah, A. (2026). Digital-based health literacy education for adolescents and healthy lifestyles at SMA Negeri 19 Makassar. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 6(3). https://doi.org/10.54082/jamsi.2805
Ningsih, E. S., Adawiah, R., & Purnama, S. H. (2026). Digitalisasi screening tumbuh kembang dan kesehatan gigi remaja SMA berbasis sistem informasi kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 4(2). https://doi.org/10.59837/jpmba.v4i2.4226
Pratiwi, R., Santoso, H., & Widodo, A. (2023). Prevalensi karies gigi pada anak sekolah dasar di Indonesia. Jurnal Kesehatan Gigi Indonesia, 11(2), 45–53.
Rianti, E. D. D., & Parmasari, W. D. (2026). Deteksi dini kerusakan gigi dan maloklusi berdasarkan jenis kelamin pada siswa Madrasah Ibtidaiyah Desa Sukorejo. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII, 3(1), 18–27.
Sari, M., & Nugroho, P. (2024). Efektivitas pemeriksaan gigi berbasis komunitas terhadap peningkatan partisipasi masyarakat. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 22–31.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanang Shonhadji, Diar, Dea, Nadia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


